Thursday, January 16, 2025

Mengunjungi Lokasi Syuting THE GLORY - Drama Korea Paling Hits Tahun 2022

 


The Glory adalah drama korea yang paling banyak dibicarakan di akhir tahun 2022 dan sepanjang tahun 2023. Drama Korea ini memenangkan piala bergengsi dua penghargaan film terbesar di industri budaya Korea Selatan: Blue Dragon Series Awards dan BaekSang Arts Awards untuk dua artis utamanya, Song Hye Kyo yang berperan sebagai Moon Dong Eun dan Lim Ji Yeon sebagai Park Yeon Jin. Di tahun ke-59 penyelenggaraan BaekSang, The Glory juga memenangkan kategori Drama Terbaik tahun 2023. 

Drama ini menceritakan tentang masa sekolah Moon Dong Eun yang di-bully oleh Park Yeon Jin dan kelompoknya. Dong Eun yang hidupnya hancur kemudian merencanakan pembalasan dendam kepada Yeonjin serta teman-teman Yeonjin yang walaupun tidak ikut mem-bully dia tapi diam saja tidak menolongnya. Bertahun-tahun berlalu, Dong Eun bekerja sebagai guru di sekolah tempat anaknya Yeonjin berada. Serangkaian rencana pembalasan dendam yang sudah disiapkan Dong Eun pun mulai dilakukan. 

Lokasi Syuting Ikonik

Lokasi Syuting The Glory

Drama ini selain memukau dari sisi jalan cerita dan para pemainnya yang kawakan berakting, lokasi syutingnya juga sangat ikonik. Setiap scene akan memukau dan tidak terlupakan, salah satunya karena pemilihan lokasi syuting yang tidak biasa. Satu yang paling menarik perhatian adalah adegan pemainnya bermain baduk, atau catur Korea. Permainan baduk memang biasanya suka dilakukan warga Korea di saat senggang di area yang nyaman, salah satunya taman. The Glory membuatnya sedikit lebih unik, mereka membuat papan baduk raksasa di sebuah taman dimana di dalam papan baduk tersebut disediakan kursi-kursi serta papan baduknya untuk orang-orang bermain baduk.

Menakjubkannya, papan baduk ini bukan dibuat sebagai bagian dari properti syuting saja, tetapi sengaja di buat ditengah-tengah taman beneran. Memang Korea Selatan sangat serius akan dunia hiburannya sehingga muncul istilah Hallyu Wave atau gelombang global budaya populer Korea Selatan. Keseriusan pemerintah Korea terlihat dari kemampuan mereka untuk memaksimalkan popularitas The Glory yang berhasil memuncaki top drama di 79 negara. Alih-alih menjadikan papan baduk raksasa sebagai properti syuting yang dilepas selesai syuting, mereka menjadikannya sebagai lokasi permanen yang dapat dikunjungi siapapun yang menyukai drama The Glory, seperti saya, atau sekedar sebagai sarana promosi dan atraksi untuk mereka yang tertarik dengan budaya populer Korea Selatan.

 Permainan Baduk

Permainan baduk di The Glory
Adegan ikonik di The Glory saat dua pemain bermain baduk

Baduk yang sekilas terlihat seperti permainan catur, dikenal juga sebagai Go di Jepang atau Weiqi di Tiongkok, juga dilakukan di atas papan dan berasal dari Tiongkok kuno sekitar 4.000 tahun silam. Permainan ini dimainkan oleh dua orang menggunakan papan dengan ukuran tabel 19x19 dan menggunakan batu berwarna hitam dan putih sebagai pionnya.

Tujuan dari permainan ini adalah untuk menguasai wilayah di atas papan dengan mengelilingi area menggunakan batu hitam dan putih tadi. Permainan ini dikenal karena kedalaman strateginya dan kompleksitasnya, meskipun aturannya relatif sederhana.

Cara bermainnya, kedua pemain bergantian menempatkan batu pada perpotongan garis di atas papan. Tujuannya tentu untukmenguasai area di papan dengan mengelilinginya menggunakan batu-batu yang dimiliki. Pemain dapat menangkap batu lawan dengan mengelilingi sepenuhnya batu-batu milik lawan. Batu yang berhasil ditangkap dari lawan maka diangkat dari papan dan menjadi milik kita. Permainan berakhir ketika para pemain setuju untuk mengakhirinya, karena tidak ada langkah tersisa lagi yang bisa mereka lakukan. Pemenangnya adalah pemain yang menguasai wilayah terbanyak di papan dengan menghitung skor berdasarkan jumlah titik kosong yang dikelilingi batu milik kita ditambah batu lawan yang berhasil diambil.

Permainan baduk di The Glory


Di lokasi ini, selain mengingat ulang adegan di dalam drama yang sangat berbekas, pengunjung juga dapat bermain baduk langsung. Walaupun area utama ditutup tidak dapat dimasuki, namun di sekeliling papan baduk raksasa terdapat beberapa meja baduk lengkap dengan papan dan batu hitam dan putih serta dua bangku untuk siapapun bisa mencoba memainkannya. 


Cheongna Lake Park (청라호수공원)

Lokasi drama ini ada di tengah-tengah Taman Danau Cheongna di area Incheon, sekitar setengah jam dari Seoul menggunakan taksi atau kendaraan pribadi. Kalau saya tentu saja untuk menghemat budget sekaligus menikmati perjalanan, saya menggunakan kereta yang memakan waktu sekitar 58 menit atau tidak sampai satu jam. 

Cheongna Lake Park (청라호수공원)

Sama seperti di dramanya persis, lokasi papan baduk raksasa ini dekat dengan danau dan sisi berlawan dari danau ada taman dengan banyak anak tangga yang sering digunakan warga lokal untuk duduk bersantai, piknik atau sekadar berjalan-jalan bersama teman dan keluarga.

Lokasi Cheongna Lake Park (청라호수공원) sendiri di: 204 Cheongnadae-ro, Seo-gu, Incheon. Atau gunakan Kakao Map atau Naver map yang lebih populer dan akurat dibandingkan google maps di Korea, dan kopi tulisan ini: 인천 서구 청라대로 204. 

Terakhir ke sana, cukup muter-muterin taman ini karena ternyata aslinya luas banget, kayaknya dalam satu putaran itu dapat deh 5000 langkah langsung. Jadi kalau memang berencana ke sana, selain harus sampai di alamat di atas, boleh kopi titik pasti lokasi ini di sini: https://kko.kakao.com/_IXwHeVT-n. Sama seperti menggunakan gmaps, titik ini akan membawa Anda untuk langsung menemukan lokasi papan baduk raksasa ini dan siap-siap terjun seakan masuk ke dalam dramanya.

Jadi, siap bermain baduk?

Friday, May 10, 2024

Viral di BLOK M: Little Salt Bread dan OO Donut

Viral di Blok M - Little Salt Bread dan OO Donut



Hari ini kayaknya setengah lebih warga Jakarta pada libur, jadi kosong banget jalanan (dan kantor lol). Akhirnya kita manfaatkan jam maksi jalan-jalan ke BLOK M yang lagi banyak banget tempat viralnya. Area Blok M yang tahun 90an ramai banget tapi sempat sepi, lalu berkat kehadiran MRT yang nyambung ke Plaza Blok M, tempat ini  kembali rame dan makin banyak tempat seru yang hadir di Blok M, beberapa di antaranya bikin kawasan Blok M jadi viral. Salah duanya area tempat makan M BLOC dan Taman Literasi Martha Tiahahu. Sekarang, nambah lagi tempat viral di Blok M, sekaligus dua! Little Salt Bread dan OO Donuts menambah daftar area viral di Blok M makin panjang.

LITTLE SALT BREAD

daftar menu Little salt bread Blok M


Tidak jauh dari Pasaraya, ada roti salt bread yang lagi happening banget di Korea dan sekarang nggak perlu jauh-jauh ke negara pusat Hallyu itu untuk mencicipinya.

Buka sejak akhir 2023, Little Salt Bread langsung jadi sensasi viral baru di Blok M. Toko roti yang buka jam 2 siang ini selalu penuh dengan antrian. Hari ini saya sampai di sana sekitar jam satu, jadi antrean masih 3-4 orang saja, lumayan nunggu sejam sampai buka. Meleng dikit, antrean udah sampai ujung jalan sampai belokan.



Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mau beli roti viral Little Salt Bread:

  1. Lebih baik datang lebih cepat karena antrian masih oke dibanding datang setelah jam buka (di atas jam 2 siang). Selain antrian lebih panjang, beberapa varian roti juga bisa saja sudah sold out atau harus menunggu lama. Kalau datang awal-awal, pas depan tokonya ada kursi yang bisa dipakai duduk di bawah pohon, jadi lumayan adem nunggunya. Plus ada satpam yang ngecek-in antrean juga, jadi dijamin antrean rapi sihh. Seneng lihatnya, kayak di Jepang gitu kalau makanan ramai dan enak panjang antreannya. 
  2. Cek akun instagram Little Salt Bread untuk tahu menu-menunya jadi nggak perlu waktu lama menentukan pilihan atau malah konsultasi sama mbaknya, panjang soalnya antrian di belakang. Tenggang rasa! Soalnya tadi saya yang antrean ketiga saja cukup lama nungguin antrean kedua lama banget menentukan pilihan dari menu yang variasinya bahkan nggak sampai 10 macam. 
  3. Mereka menerima berbagai macam pembayaran, termasuk qris! Cepat dan mudah tapi perhatikan sinyal, karena ramai antrean bisa saja sinyal tidak bersahabat jadi jaga-jaga saja bawa debit atau uang tunai!
  4. Ada maksimal pembelian hanya 5 roti per orang! Jadi pastikan sesuai kuota ya, jangan nawar, pasti ditolak. Tadi teman saya sudah membuktikannya soalnya. 
  5. Menu andalan mereka yang paling populer adalah Salt Bread Truffle Egg yang menurut saya bawang putih banget rasanya, tapi campuran telur orak-ariknya saya suka. 


lokasi Little Salt Bread Blok M



Tidak jauh dari Little Salt Bread, ke arah Blok M Square, akan bertemu dengan antrean lain tepat di depan tokonya. Itu sudah pasti sister shopnya Little Salt Bread, yaitu OO Donut. 

OO DONUT


Sama seperti saudaranya, OO Donut juga buka jam 2 siang. Jadi tadi siang, saya dan teman-teman saya bagi dua team untuk antre lol. Berbeda dengan Little Salt Bread yang lokasi tokonya lebih besar dan posisinya ada di area yang lumayan sepi - OO Donut sebaliknya. Tokonya kecil dan area antreannya di jalan yang ramai dan terbuka sangat. Jadi udah pasti panas dan nggak ada tempat adem buat duduk dulu sambil nunggu. Karena tokonya kecil, tempat penyimpanan juga terbatas dan jadinya banyak nunggunya kalau mau pesan varian yang populer, yaitu cheese.

OO Donut unik karena ada campuran labu di dalam adonannya, yang bikin dalemya kuning warnanya bukan putih seperti kebanyakan donat. Donatnya lembuuuut banget di mulut dan warna kuningnya untuk saya nggak bikin eneg kayak donat dari tepung biasa.

menu OO Donut Blok M

Tips beli donat pumpkin viral di OO DONUT

  1. Tips yang pertama sama kayak di atas, lebih baik antre sebelumnya tapi bedanya antre di OO Donut harus siap panas! Areanya sangat terbuka dan antrean lebih rapat-rapat. Payung dan topi serta kacamata hitam bisa dipersiapkan sebelumnya. Jadi tadi walau tim OO Donut antre duluan dibanding saya yang kebagian antre di Little Salt Bread, tapi saya selesai lebih dulu (udah plus beli es teh dan ngobrol-ngobrol sama satpam kedua tempat ini pulak).
  2. Menu OO Donut juga dapat ditemukan di akun instagram OO Donut dan ada di papan tulis gede-gede di depan kasir. Jadi sebelum sampai kasir udah pasti kelihatan, nah tentukan pilihanmu saat itu  ya.
  3. Menu fave mereka si keju, siang ini sampai habis dan harus menunggu beberapa saat untuk membelinya karena mereka harus buat dulu. Kalau benar-benar masih bentuk adonan, ya harus siap pasrah tidak diperbolehkan beli dianggap habis. HIKS
  4. Kalau Little Salt Bread membatasi pembelian maksimal 5 buah per orang, maka OO Donut hanya memperbolehkan maksimal 8 potong per customer
  5. Oh iya berdasarkan bocoran satpam lokasi dan beberapa penjual di dekat situ, toko ini cukup banyak calo antreannya yang bisa dibayar 25k sekali antre. Jadi silakan pilih sendiri perjuangan anda, mau bayar orang antre atau menikmati sensasi antre sama-sama? LOL


Jadi, mau coba yang mana dulu nih? Atau dua-duanya sekaligus?




 

Wednesday, April 10, 2024

Review Film EXHUMA yang Mendapat Nominasi Baeksang ke-60 Terbanyak

 

Review Film EXHUMA yang Mendapat Nominasi Baeksang ke-60 Terbanyak

Film EXHUMA Mendapat Nominasi Baeksang ke-60 Terbanyak 


Sejak penayangan pertamanya di Indonesia pada 28 Februari 2024 lalu, saya sudah menonton film EXHUMA ini sebanyak 5 kali! Fantastis sekali untuk saya yang jarang sekali mengulang menonton film yang sama, apalagi menontonnya di cinema langsung. Untuk saya, film yang terbagi menjadi enam bagian ini memiliki banyak keseruan yang berhasil menghipnotis banyak penonton untuk menontonnya lebih dari sekali. 

Sampai tulisan ini dibuat, Exhuma berhasil ditonton 11 juta orang di negara asalnya, Korea, dan 2,4 juta penonton di Indonesia. Ini adalah rekor tertinggi sebuah film Korea ditonton di Indonesia. Sebelumnya, rekor ini dipegang Parasite yang berhasil ditonton 700 ribu penonton Indonesia. Dalam enam minggu penayangan, Exhuma berhasil memecahkan rekor Parasite sampai tiga kali lipatnya. 



Belum lama ini, film horor gaib EXHUMA baru saja meraih pencapaian luar biasa dengan mendapatkan nominasi di Baeksang Arts Awards ke-60, salah satu penghargaan paling bergengsi di Korea Selatan. Tidak hanya 1 -2 nominasi, EXHUMA meraih total 8 nominasi Baeksang. Terbanyak tahun ini. Selain sutradara handal Jang Jaehyun, keempat aktor utama Exhuma juga mendapat nominasi. Kategori bergengsi film dan skenario terbaik juga berhasil mendapatkan nominasi. 

Baeksang Arts Awards ke-60 (The 60th Baeksang Arts Awards - 제60회 백상예술대상) akan  diselenggarakan pada 7 Mei 2024 hari Selasa bulan depan, pukul 17.00 KST di Coex Hall D. Acara tersebut akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi JBT, JTBC2, dan JTBC 4.

Untuk saya, delapan nominasi Baeksang membuktikan kehebatan film Exhuma. Namun kalau masih b butuh alasan lainnya, berikut adalah beberapa keunggulan Exhuma yang berhasil menarik banyak penonton:

Review film Exhuma


Cerita yang Menarik dan Menegangkan

Film ini mengisahkan tentang dua orang dukun modern yang diminta keluarga kaya untuk mencari tahu kutukan yang menimpa keluarga mereka. Dibagi dalam enam tahapan, kedua dukun ini nantinya akan bertemu dengan ahli fengshui dan pemakaman yang akan membantu untuk membuka misteri yang ada. Ceritanya akan penuh dengan kejutan dan ketegangan yang membuat penonton penasaran dan terpaku pada layar. Ada plot twist yang sangat mengubah alur cerita tepat di tengah-tengah film. 

Film ini menghadirkan tema-tema yang relatable seperti keluarga, trauma masa lalu, dan pengorbanan.


Akting yang Memukau

Para aktor dan aktris dalam film ini menampilkan akting yang luar biasa dan believable. Perpaduan Choi Min Sik dan Kim Go Eun adalah nyawa utama film ini. Selain mereka berdua, kehadiran Lee Dohyun menjadi angin segar dan menunjukkan chemistry yang kuat dengan Goeun sehingga berhasil membawa karakter mereka menjadi hidup. Untuk saya, karakter keduanya bukan dalam hal romance ya, tapi lebih sebagai partner kerja yang bersedia saling berkorban untuk satu sama lain. 



Efek Visual yang Menakjubkan

Tahukah kamu kalau banyak efek visual dalam film ini benar-benar dilakukan manual tanpa sepenuhnya bergantung pada teknologi? 
Adegan api yang menyala terang di dalam film atau ketika monster setinggi atap rumah muncul misalnya, semua dilakukan dengan menggunakan api dan aktor asli. 


Sutradara yang Berpengalaman

Salah satu film horor Korea terbaik sepajang masa adalah The Wailing. Disutradarai oleh orang yang sama, Jang Jaehyun kembali mengulang kesuksesannya dengan Exhuma. Adegan-adegan yang dibuatnya sangat cerdas tanpa perlu banyak jump scare, penonton akan dibuat merinding ketakutan.  



Promosi yang Efektif

Di Korea, stage greeting atau menonton film yang dibuka dengan para pemain filmnya mengunjungi cinema sering dilakukan. Strategi ini sebenarnya juga banyak dilakukan di Indonesia, perbedaannya lebih di aspek kedekatan antara pemain dan penonton. Di Korea, para pemerannya tidak segan-segan turun ke arah bangku penonton untuk berfoto langsung dengan para penontonnya. Promosi tambahan yang hanya dilakukan di Indonesia dan membuat penonton Korea iri adalah pembagian photocard setiap pembelian tiket Exhuma. Strategi ini dilakukan cinema Cinepolis dan sukses membuat banyak penonton ingin mengoleksi semua photocard yang ada.  



Mohon diingat film ini tidak direkomendasikan untuk anak-anak di bawah 13 tahun karena mengandung adegan yang disturbing dan mengerikan. Jadi, bijak saat memilih tontonan ya.

Nah, itu tadi semua alasan yang bisa saya kemukakan untuk segera menonton Exhuma mumpung masih tayang di beberapa layar cinema. 



Sunday, November 14, 2021

Persiapan Journaling menggunakan Handmade Journal Hibrkraft

 


Beberapa waktu sebelumnya, saya sempat posting tentang menulis sebagai salah satu cara untuk terapi diri. Menulis dipercaya sebagai sarana pelepasan emosi yang positif, terutama apabila kita melakukannya manual di selembar kertas, bukan dengan mengetik. Selengkapnya ada di sini.

Beberapa tahun belakangan, kegiatan journaling atau menulis jurnal semakin marak dilakukan dan dipercaya sebagai cara terbaik mengevaluasi, refleksi sampai menyembuhkan diri.

Journaling helps control your symptoms and improve your mood by: Helping you prioritize problems, fears, and concerns. Tracking any symptoms day-to-day so that you can recognize triggers and learn ways to better control them.

- University of Rochester, Medical Center. 

Menulis jurnal, membantu kita merunut peristiwa yang terjadi setiap harinya. Melakukannya dengan rutin, membuat kita menyadari dan semakin memahami diri sendiri. Apa saja yang membuat saya senang, apa yang membuat saya kecewa atau sedih, atau hal apa yang akan membuat semangat saya bangkit kembali. 

Persis seperti melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran sebagai salah satu langkah menerapkan perencanaan keuangan, menulis jurnal membantu kita mengetahui aspek-aspek dalam diri yang mudah sekali terlupakan apabila tidak dicatat. 

Ketika saya membaca ulang salah satu tulisan saya di jurnal, beberapa hari yang lalu ketika saya berulangtahun, saya menuliskan:

- kejutan kecil ketika mendapat ucapan selamat dari teman-teman lama, yang jangankan selama pandemi ini, jauh sebelumnya pun sudah lama tidak berhubungan,

- ucapan selamat ulang tahun dari suami dan anak tepat jam dua belas malam, sesuatu yang sudah lama sekali tidak saya dapatkan beberapa tahun terakhir (karena biasanya diucapkan pagi atau siang harinya),

Dua coretan saya ketika berulangtahun kemarin membuat saya otomatis membandingkan perasaan saya ketika ulang tahun sebelumnya. Tahun lalu saya berulangtahun tidak lama setelah memiliki bayi, masih repot sekali sampai tidak sempat merayakan dengan orang terdekat, plus pandemi juga baru berjalan. Tahun ini, sudah satu tahun adaptasi memiliki bayi dan hidup dalam pandemi, sehingga perasaan lebih santai dan hangat. 

Akan berbeda rasanya apabila saya tidak menuliskan pengalaman saya dan mengingatnya mengandalkan ingatan saja. 



Jadi apa saja yang saya siapkan sebelum mulai menulis jurnal?

Persiapan Menulis Jurnal

Untuk saya, cukup dua hal: pulpen/spidol warna-warni dan buku catatan/agenda tanpa garis (blank). Keduanya cukup untuk membuat saya semangat menuliskan, kadang menggambar, apa yang saya alami sehari-hari. Saya tidak terlalu kaku untuk jenis, merk atau tipe spidol serta agenda yang digunakan, selama terlihat nyaman pasti saya pakai. Namun saya tetap punya favorit.


Peralatan Wajib Menulis Jurnal

Pulpen Warna-warni untuk Menulis Jurnal

Saya menemukan produk ini lewat salah satu marketplace. Sempat khawatir karena kok murah banget, tetapi kemudian membaca ulasan-ulasan yang masuk, akhirnya saya coba beli.


Kedua model alat tulis di atas cukup nyaman saya gunakan. Sebelah kiri pulpen merk-nya Flower Tree buatan Cina, tintanya baik sesuai gambar, warnanya cukup terang dan tidak tembus di kertas tipis standar buku tulis/agenda. Sedangkan satu lagi adalah merk lokal, Deli, yang lebih berbentuk spidol sehingga tintanya lebih tebal dan membutuhkan agenda yang cukup tebal lembar halamannya agar warna tinta tidak menembus halaman di belakangnya.

Saya biasanya menggunakan pulpen untuk menulis, warna-warni dipakai untuk membedakan peristiwa atau memberi penekanan akan inti dari kejadian yang saya alami. Sementara spidol lebih banyak saya gunakan untuk menambahkan ilustrasi, doodling atau kalau lagi mood - coloring. Sst.. mewarnai juga memiliki manfaat hampir sama dengan menulis, membuat diri kita lebih tenang atau bahasa kerennya - regulasi emosi.

Handmade Journal Hibrkraft untuk Menulis Jurnal

Seperti saya tulis sebelumnya, saya suka menggunakan kertas kosong tanpa garis untuk menuliskan jurnal atau sekadar membuat catatan. Untuk saya, garis seperti memberikan batasan, saya jadi tidak leluasa menambahkan tulisan atau gambar. Sementara untuk ukurannya, saya suka yang tidak terlalu besar, sehingga masih cukup diselipkan ke dalam tas tangan, misalnya.



Saya punya satu agenda favorit: handmade journal Hibrkraft yang memiliki sampul terbuat dari bahan kulit kemudian halaman dalam terbuat dari kertas daur ulang. Warna cokelat kertas membuat mata adem dan nyaman saat menulis atau membaca ulang catatan. Dan entah bagaimana, kertasnya terasa empuk untuk saya, sehingga membuat sesi menulis tangan semakin lancar.

Cukup banyak produk-produk yang dimiliki Hibrkraft, pun demikian dengan jurnal. Kalau merujuk ke situs Hibrkraft, terdapat 30 jenis jurnal yang berbeda. Punya saya sendiri tipe Travel Journal Trevi Pro by Hiberkraft. Tipe jurnal ini ringan, dan isinya dapat diganti apabila sudah habis. Jadi saat agenda ini sudah penuh dengan tulisan, saya tinggal simpan saja halaman yang terisi penuh lalu menggantinya dengan yang kosong. 

Praktis dan simpel. 


Jurus Andalan untuk Menulis Jurnal Rutin



Untuk saya, konsistensi adalah musuh utama dalam menulis jurnal (dan dalam banyak hal lainnya, tetapi itu masalah yang berbeda). Jadi, saya punya dua jurus andalan untuk memastikan saya konsisten menulis jurnal, selain ketersediaan alat tulis warna-warni atau handmade journal Hibrkraft. 

Memiliki Journal Prompt

Journal prompt adalah ide/topik yang dapat digunakan sebagai petunjuk apa yang akan kita tulis setiap harinya. Menggunakan journal prompts akan membantu kita untuk mendapat arah yang lebih jelas sebelum mulai menulis. Kadang kan kita bingung ya, mau nulis apa sih hari ini, atau kalau nulis seadanya nanti malah jadi curhat atau kayak diary saat sekolah (walaupun tidak ada yang salah ya dengan ini, kalau memang dirasa nyaman. ). 


Agak susah menemukan journal prompts dalam bahasa Indonesia, tetapi versi Bahasa Inggris cukup mudah dimengerti kok . Atau serahkan pada google translate yang sekarang bisa melakukan translasi dengan foto. 

Lagu yang Cocok Menemani Sesi Menulis Jurnal

Saya suka mendengarkan lagu, dan menemukan lagu yang tepat untuk setiap situasi membuat mood saya lebih baik. Demikian juga ketika menulis jurnal.

 

Saya suka musik di kafe, terutama Starbucks (bukan sponsor, benar suka kok). Menurut saya ambience-nya dapat banget untuk membangkitkan motivasi bekerja, atau menulis. Jadi saya suka memutar lagu seperti itu untuk menemani sesi menulis jurnal. Tentu setiap orang memiliki selera yang berbeda ya akan musik yang tepat. Intinya, kalau membantu, ciptakan suasana nyaman dan tenang untuk menulis dengan musik yang tepat. 



Jadi, sudah siap menulis jurnal?


Monday, April 12, 2021

ASUS EXPERTBook Penunjang Bisnis di Masa Pandemi


 

Masa pandemi seperti saat ini, ketergantungan akan perangkat digital semakin melekat. Sekitar dua minggu yang lalu, laptop saya rusak dan membuat banyak aktivitas jadi terhambat. Bukan hanya pekerjaan kantor, tetapi juga hiburan keluarga serta bisnis kecil-kecilan yang dimulai suami saya beberapa tahun terakhir ini. Bukan hanya ponsel, komputer (baik itu laptop maupun desktop), memang sudah menjadi salah satu kebutuhan utama saat ini.  

Pekerjaan kantor saya sedikit tertolong dengan semua data yang tersimpan di jaringan kantor sehingga dengan membuka e-mail dan melakukan panggilan melalui telepon, ada beberapa pekerjaan yang dapat dilakukan. Demikian juga dengan hiburan keluarga yang masih dapat diakses lewat ponsel atau tab yang kebetulan dipakai putri saya untuk sekolah daring.

Bisnis jualan kopi yang dijalani suami saya dengan nama Coffee Trucks Jakarta ini yang sedikit terhambat. Data-data pelanggan, distributor bahan baku, materi-materi foto untuk promo serta rekapitulasi penjualan biasanya dilakukan semua di laptop. Apalagi memasuki  bulan Ramadhan sebentar lagi, saatnya menghubungi pelanggan-pelanggan lama serta menawarkan promo bulan puasa kepada mereka. Kami memang belum menyimpan semua data di internet mengingat bisnis ini masih dilakukan di waktu luang saya dan suami selepas bekerja, bersama-sama. Mengingat ponsel kami berdua juga tidak tergolong canggih, sehingga menarik data melalui internet cukup melelahkan untuk kami berdua.



Sewaktu dilakukan pengecekan akan laptop saya yang rusak, masalahnya ternyata ada di baterai laptop yang menggembung, ini akibat saya terlalu lama melakukan pengisian baterai dan tidak segera mencabutnya. Tentu ini cukup menjadi masalah untuk saya, mengingat laptop lama saya memang baterainya cepat habis - mau tidak mau harus segera colok ke sumber listrik. Lalu karena enggak sampai setengah hari kapasitas baterainya, akhirnya saya jadi malas mencabut dari kontak listrik karena nanti juga habis lagi. 

Dua faktor di atas - transfer data serta kapasitas baterai - membuat saya jadi mencari-cari laptop yang akan memudahkan kinerja saya sehari-hari nantinya. Salah satu pencarian teratas yang keluar adalah Asus ExpertBook B9 yang disebut-sebut sebagai laptop terbaik versi Laptopmag di tahun 2020 lalu. Daya tahan ExpertBook klaimnya bisa sampai 16 jam! Tentu saya enggak perlu sering-sering mengisi daya baterai kan.

Paling memikat saya tentu pernyataan ini:

Fungsi Link to MyASUS13 secara mulus menghubungkan ExpertBook B9 ke ponsel Anda. Mentransfer file dan alamat situs web, menerima pemberitahuan pop-up, membaca dan mengirim pesan, menerima atau melakukan panggilan dilakukan dengan mulus.


Yup, integrasi laptop-ke-ponsel yang mulus. Tidak perlu mengandalkan jaringan internet, unduh aplikasi bebas atau menggunakan kabel yang ribet. Aplikasi bawaan laptop ini dengan mudah melakukan mirroring (refleksi) pada ponsel kita. 

Duh, menarik sekali kan. Terbayang mudahnya melakukan transfer data, foto serta nomor kontak para pelanggan dan distributor dari laptop ke ponsel saya dan suami. Aktivitas ini juga dapat dilakukan setiap saat sehingga memudahkan back-up data pula. Benar-benar ExpertBook akan menjadi perlindungan untuk kejadian tak terduga seperti kalau-kalau (amit-amit) laptop saya rusak lagi seperti sebelumnya.

Keamanan kelas enterprise (perusahaan) dimiliki semua laptop Asus ExpertBook B9. Situs Laptopmag menuliskan rating 13 (dari 20) yang tergolong cukup tinggi untuk faktor dukungan dan garansi yang diberikan Asus kepada produk-produknya. Detail ulasannya dapat dilihat di sini.



Dengan berat laptop yang tidak sampai 1kg (hanya sekitar 880 gram saja), ExpertBook B9400 memang laptop ringkas dan ringan untuk bisnis. Seperti tampak pada gambar di atas, saya bisa dengan mudah memasukkannya ke totebag - tas andalan perempuan sejagat raya karena muatannya yang banyak 😂😂😂 

Masa pandemi seperti sekarang, walau saya berkesempatan bekerja dari rumah, suami saya tetap harus keluar rumah untuk bekerja. Laptop yang praktis memudahkan kami berdua untuk memindahkan saling memindahkan dan menyimpan data, serta tentunya kalaupun harus keluar rumah - mudah dibawa-bawa.

Semakin menulis tentang laptop ini, jadi semakin ingin memiliki ExpertBook B9400 jadinya. Doakan ya bisa dapat laptopnya, atau beli kopi dulu yuks via GoFood atau DM instagram ya biar dana terkumpul beli laptop baru 😂 *shameless promo