Saturday, March 17, 2018

Menunggu Kedatangan Serigala Buku Penggoda Iman

photo copyright of https://www.bigbadwolfbooks.com/id/


Normally, a publisher would print a hundred thousand books and sell about 70-80 percent. So these are the 20 percent that publishers offered to us (at discounted rates) giving these books another chance

Pernyataan di atas diungkapkan Andrew Yap, penggagas acara bazar buku tahunan Big Bad Wolf atau biasa disingkat bbw, dalam menjelaskan bagaimana buku-buku yang dijualnya bisa sangat murah. Tujuan mulianya adalah mengubah pembaca non-aktif menjadi pembaca aktif, serta membantu pembaca aktif mendapatkan buku idamannya dengan harga terjangkau.

Sebagai pecinta buku, tentu saya tidak boleh melewatkan acara ini.

Saya tahu bazar buku ini saat pertama kali datang ke Indonesia, tepatnya di Tangerang Selatan entah mengapa mereka menyebutnya Jakarta medio 2016 lalu. Sebagai ibu baru saat itu, bayi saya masih berusia beberapa bulan dan sangat tergantung oleh ASI. Sehingga diaturlah rencana kabur tengah malam dengan harapan, bocah hanya akan bangun sesekali. Jadi masih cincai-lah ya titip sama orangtua dengan beberapa liter ASIP siap minum.





Akhirnya tiba di lokasi, ICE BSD Convention Center, sekitar tegah malam saat itu. Sampai lokasi, sungguh bagaikan surga buku dunia. Tumpukan buku menyambut kedatangan saya dan suami. Saat kami datang, areanya enak sekali dan koleksi bukunya sungguh banyak. Hampir semua genre ada disini, baik itu fiksi dan non-fiksi. Saya menikmati waktu mengelilingi setiap selasar dengan seksama. Memastikan tidak ada yang terlewati. 

Suasananya pun tidak terlalu ramai. Saya menghabiskan waktu kurang lebih tiga jam saat itu. Sangat tidak terasa karena hanyutnya saya akan ribuan buku-buku yang tersedia. Satu hal yang menyenangkan, tumpukan buku masih sangat rapi tersusun. Beberapa hari sebelum even ditutup di tahun yang sama, saya kembali lagi ke lokasi menemukan situasi yang berbeda. Buku-buku berserakan di berbagai area dan mencari satu buku tertentu adalah satu perjuangan tersendiri kala itu.

Tumpukan buku yang masih super rapih saat saya kesana
beberapa hari setelah pembukaan bbwjkt 2016


Setiap tumpukan buku memiliki label-nya masing-masing. Tertulis jelas pada setiap label, jenis bukunya, apabila kita mendekat. Namun apabila kita ingin melakukan scanning dari jarak jauh pun tetap nyaman. Terdapat bendera-bendera yang diletakkan di antara tumpukan buku-buku dengan beraneka warna. Setiap warna menggambarkan jenis buku. Salah satu yang saya ingat adalah warna bendera biru yang menandakan buku anak. Buku anak mendominasi perhelatan ini. Saya sendiri tidak terlalu heran karena banyaknya jenis buku anak-anak. Dari mulai pop-up, activity book, sound book sampai storybook. Semuanya menarik.

Berikut buku-buku anak yang saya borong di tahun pertama bbwjkt2016:



Hasil buruan di #bigbadwolfbooksale subuh tadi. Puaaas banget dapet buku buku baguuus dengan harga super miriiing. Sampe bingung milihnya. Semoga cukup buat #kanamiAF sampe sale berikutnya di tahun depan 😅. Semenjak punya anak, semua emang buat anak. Termasuk cari buku, 3 jam sendiri muterin bagian anak. Ga kebayang kalau muterin smua area.. Hahaha. Buku buku anak harganya start dari 10rb saja! Sampai sekitar 200an ribu untuk activity books. Makin mendekati kasir, imo, buku2nya makin baguuus, murah dan oke. Cari saja yg flag penanda-nya warna biru, nah itu buku anak semua 🤓. Apalagi pakai #mandirifiestapoin bakal dapat tambahan diskon. So much worth it datang kesini di jam sepi. Tengah malam aja ramee, ga kebayang siang hari 🙈. Happy hunting #booklovers 😘 #bukumurah #salebuku #bigbadwolf #importedbooks #childrenbooks #bigbadwolfjakarta #bigbadwolf2016 #bukukeren #bukuanakanak #diskonbuku #bankmandiri #mandiri #goodbooks #bigbadwolfbooksale #bbw #bbwjkt86jamNONSTOP
Sebuah kiriman dibagikan oleh A S T I (@astiwisnu) pada

Harga-harga buku anak sungguh tidak masuk akal. START DARI SEPULUH RIBU RUPIAH. Luar biasa!

Saat itu terus terang saya belum terlalu paham akan buku anak-anak yang bagus, sehingga tidak terlalu banyak yang saya beli. Saya super selektif dalam membeli buku saat itu. Strict dengan batas atas budget 50.000 per buku saja. Pada tahun yang sama, bbw pun digelar di Surabaya. Saya ikut bergabung dengan salah satu jasa titip (jastip) besar terkemuka. Dari sana saya mulai melek buku anak-anak yang bagus. Walaupun demikian, saya tetap bisa menahan diri tidak membeli buku apapun saat itu. Tujuan awalnya memang mau ngintip saja. Cari referensi buku anak yang bagus.

Benar saja, dari situ grup pertemanan saya di media sosial bertambah. Semakin paham saya akan kriteria buku anak-anak yang memiliki cerita yang bagus, ilustrasi buku menarik hingga nama-nama pengarang kenamaan. Saya sampai memiliki daftar wishlist buku-buku impian. Siapa tahu ketemu saat bbw balik tahun berikutnya di Jakarta ya ya ya sebenarnya Tangerang Selatan harusnya, tapi yaa kan tulisannya Jakarta.

BBW 2017 saya sambut dengan mengajukan permintaan tiket preview sale, yang berarti pengunjung dapat hadir satu hari lebih awal. Sampai cuti segala dari kantor demi hadir. Dua kali pelaksanaan bbw di Indonesia mengajarkan, buku-buku bagus selalu ada di awal-awal perhelatan. Sehingga kesempatan datang satu hari lebih awal sebelum dibuka untuk umum, tidak boleh dilewatkan.

Saya dan teman-teman dari komunitas @bcrocktober15 janjian datang bareng. Kami memiliki anak yang lahirnya sama-sama di bulan Oktober 2015, sehingga memiliki selera buku anak yang kurang lebih sama. Mengingat usia anak yang tidak jauh berbeda.

Belanja buku bareng-bareng emang seru dan bisa saling kasih referensi, kalau bicara sisi positifnya ya. Sisi negatifnya tentu lebih banyak, gampang banget terpengaruh sama isi trolley emak sebelah jadi ikutan beli 😂😂😂

Bayangkan enam orang ibu-ibu dengan bala bantuan dua suami saja yang masing-masing membawa satu trolley penuh buku. Sebelah kanan ambil buku pop-up monster kok lucu, ikutan ambil. Sebelah kiri ambil soundbook Disney yang murah kok seru, ikutan comot. Luar biasa kompetitif memang ibu-ibu itu!





Satu hal yang cukup mengganggu saat preview sale adalah antriannya yang cukup bikin emosi. Saya sampai protes langsung, dan untungnya segera ditanggapi. Setelah sebelumnya kami mengalami berkali-kali penutupan kasir dan harus dioper-oper antrian kesana kemari. Menurut info, tahun ini antrian akan lebih terkendali. Belajar dari bbw Surabaya 2017. Semoga benar adanya sehingga pengalaman belanja buku lebih tak terlupakan lagi.

Layaknya bbw tahun sebelumnya, tidak puas rasanya apabila hanya sekali pergi berkunjung. Demikian pula dengan bbw kali ini. Setelah pergi beramai-ramai dengan teman-teman, saya kembali lagi sekitar dua kali ke lokasi. Masing-masing dengan adik dan sepupu, kemudian dengan suami dan anak. Tahun 2017 anak saya sudah bisa jalan, sehingga lebih seru dibawa ke bbw sih. ikutan tarik-tarikin trolley sendiri. 

Walaupun kadang gemes juga kalau bocah ikutan ambil-ambilin buku. Mending kalau dibawa masuk ke trolley, ini diacak-acak atau dilempar-lempar ke lantai. Haduh... sedih amat Mama lihat bukunya, Nak, kalau lecek begitu. Haha.





Senangnya bbw tahun 2017 lalu adalah pilihan bukunya cukup beragam, atau baru ngeh kali yaa saya akan hal ini. Tahun sebelumnya fokus saya lebih ke buku anak-anak soalnya. Namun yang pasti, saya bisa mendapatkan koleksi buku yang cukup imbang untuk saya sendiri dan anak saya. Porsi buku anak memang tetap lebih banyak, yah karena sebagian besar koleksi bbw memang buku anak.

Namun, ternyata saya masih belum puas juga berkali-kali datang ke bbwjkt 2017 saat itu. Karena di tahun yang sama, saya kembali mengikuti jastip bbwsby dan bbwkl. Sepertinya racun bbw ini memang sungguh susah ditepis.



HARTA KARUN #BBWSBY2017 ... ikutan jastip HFS ini bukan pertama kalinya, tahun 2016 lalu pun ikutan. cuma tahun lalu lebih sebagai penggembira karena belum tahu buku - buku bagus.. tahun ini udah mulai melek buku anak lucu dan berdasar pengalaman buku2 bagus yang keluar di HFS tahun lalu, skrg bener2 standby dari hari pertama! ... dan bener aja! rekomendasi buku2 disini beneran keren2 dan semua buku bagus kluar, lucky me bisa snatch seashore, sparrows yard dan how we make stuff yang sampai sekarang masih jadi buku most wanted dimana2. tim HFS ini super jeli mengenali buku2 keren. personal fave pasti barron's atlas dan pop up atlas people. rebutannya sampe tahan napas 😂 ... grup jastipnya juga super kondusif, rapi banget dan kekeluargaan. tim HFS komunikatif update proses rekap, packing sampai pengiriman, ga pernah ada yg komplain ga jelas d grup karena rekapan blm dapet atau paket ga dikirim2. ini berasa bgt bedanya karena aku ikutan bbrp jastip dan d grup lain rusuh bener kejar2an minta cepet dikirim 🙈 ... super puas banget ikutan jastip HFS tahun ini... sampai ketemu di bbw selanjutnya 🙌 ... keep up the good work ❤ ... #sayamemberhfs2017 #grupbbwhfs #giveawayhfs #bbwsbyhfs2017 #bbwsurabaya
Sebuah kiriman dibagikan oleh A S T I (@astiwisnu) pada

Pengalaman berkali-kali belanja buku bbw baik langsung atau melalui jastip membuat saya memiliki beberapa tips persiapan untuk bbw tahun ini. Serigala buku akan datang sebentar lagi, saya kudu bersiap diri. 

Berikut persiapan yang saya lakukan:

1. SIAPKAN DANA

Nomer satu banget. Saya tahu saya akan sangat kalap saat belanja buku. Tiga bulan terakhir saya sedikit mengerem pengeluaran demi memborong buku-buku yang akan dibawa si serigala ini. Saya juga tetapkan limit maksimal saya untuk membeli. Jangan sampai bangkrut juga lah hai kan sedih ga bisa jajan beberapa bulan lamanya. Padahal bacanya juga entah kapan kan, kalau kebanyakan beli. 😀😁

2. SIAPKAN WISHLIST

Catat buku-buku yang ingin dibeli. Apabila belum menemukan judul spesifik, perkecil dengan genre buku yang dituju, serta berapa banyak. Hal ini dapat membantu untuk fokus saat mencari buku, meminimalisir godaan buku menarik lainnya. Walaupun percayalah, godaan akan selalu ada, namun ini saat yang tepat mempercayai iman kita cukup teguh atau tidak 😇😆

3. ATUR WAKTU, HINDARI JASTIP (apabila ingin terhindar dari godaan mahadahsyat)

Apabila memungkinkan untuk datang langsung, sebaiknya datang. Membeli melalui jastip membuat kemungkinan menjadi konsumtif meningkat. Sementara datang langsung membuat kita dapat melihat langsung kondisi buku dan memastikan kebutuhan. Sesuai atau tidak. Perlu atau gengsi. Yah, kalau gengsi sih susah ya ditepis

Walaupun tidak menjamin seratus persen saya tidak akan kalap, setidaknya saya telah berusaha. Bukankah Tuhan menyanyangi umatNya yang berusaha? mulai ngelantur

Anyway, saya ga sabar menunggu Serigala Besar Nakal datang lagi, untuk ketiga kalinya. Mereka bilang, third time the charms 💓💓💓  pliss jangan tanya siapa tepatnya yang bilang

Semoga perhelatan tahunan bbw tahun 2018 ini memang akan jadi acara super istimewa. 
Belanja buku murah, suasana nyaman, koleksi buku lengkap dan rapi serta antrian cepat.


2 comments:

  1. Oke banget tipsnya...semangatttsss semoga dapat tiket presale tahun ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mamacih buat semangatnya kaaakkk... senangnya sudah mampir 💓💓💓

      Delete