Sunday, August 12, 2018

Serunya Ketemu Lisa Blackpink


Kamis (09/08) lalu adalah hari yang bersejarah untuk semua Blinks Indonesia. Blinks adalah panggilan untuk penggemar grup vokal wanita asal Korea Selatan, Blackpink. Untuk pertama kalinya, salah satu personel Blackpink berkunjung ke Indonesia. Pranpriya Manoban, nama lengkap Lisa, adalah anggota Blackpink asal negara tetangga, Thailand. 

Blackpink (BP) adalah girlgroup bentukan agensi hiburan Korea Selatan, YG Entertainment. BP dibentuk pada 8 Agustus 2016 silam, enam tahun setelah YG sukses dengan 2NE1. Sampai saat ini, BP memang sering dianggap sebaik 'adiknya 2NE1'. Bukan tanpa alasan tentunya, mengingat kedua grup memiliki jumlah anggota, gaya serta jenis musik yang sama. BP beranggotakan Jisoo (vokalis), Jennie (rapper), Rose (vokal utama) dan Lisa (dancer).  Video musik untuk lagu debut mereka, Boombayah, telah ditonton 350 juta kali di kanal Youtube. Walaupun telah debut dari 2016, mereka baru mempunyai debut album pada 15 Juni 2018 berjudul 'Square Up'.

BP memiliki catatan rekor yang sangat membanggakan. Bulan Agustus ini mereka memuncaki daftar girlgroup Korea Selatan paling berpengaruh dari segi branding. Pada daftar ini BP secara teratur berada di tiga besar bersama dua grup besar lainnya seperti Twice dan Red Velvet. Namun berbeda dengan BP, kedua grup tersebut rajin mengeluarkan lagu dan album baru setidaknya sekali dalam jangka waktu tiga atau enam bulan. Berbeda dengan BP yang sepanjang 2017 kemarin hanya mengeluarkan satu lagu bertajuk 'As If It's Your Last' yang telah ditonton lebih dari 365 juta di kanal Youtube, jauh lebih banyak dari lagu debut mereka. Tidak heran apabila lagu terbaru mereka, Ddu-du Ddu-du, yang baru dirilis 15 Juni kemarin sudah mendekati 300 juta tampilan.

gambar dari shopee
Tidak heran ketika aplikasi belanja daring Shopee mengumumkan rencana mereka memboyong Lisa, Blink Indonesia macam histeris. Pada beberapa media sosial, terutama twitter, banyak cuitan terkait informasi ini. Shopee sendiri membawa Lisa sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka. Dalam rangka peluncuran toko resmi milik YG Entertainment, Shopee melakukan promosi dengan memberikan 3000 tiket gratis untuk bertemu Lisa. Tentu saja saya ikutan tertarik, kapan lagi menonton acara Korea dengan harga tiket kurang dari lima ratus ribu rupiah kan saya pikir. Mengingat tetap harus membeli barang, tentu incaran saya sesuatu dengan harga paling murah atau yang saya masih tetap bisa simpan misalnya album. Haha. 


Peluncuran toko daringnya sendiri dilakukan pada 31 Juli 2018. Saya sempat deg-deg-an sih dapat atau enggak, melihat jarang beruntung dalam perburuan versi daring begini. Terakhir kali berburu daring adalah membeli tiket konser Wannaone dan itu butuh sekitar empat jam sampai akhirnya dapat tiket, karena ada yang membatalkan pembelian. Nah sementara untuk acara Shopee ini, sepertinya berbeda sistem dan tentu saja dengan kuota yang lebih sedikit. Hanya sekitar 3000 tiket yang dijual berarti 3000 barang yang tersedia.

Saya sudah membuka aplikasi Shopee sekitar pukul setengah 12 malam namun lupa melakukan pengecekan barang-barang apa saja yang dijual, ternyata sudah bisa diintip sebelumnya walau harganya belum keluar. Namun untunglah tepat jam dua belas malam saya masih sempat akses ke toko resmi YG Entertainment dan menelusuri setiap barang yang dijual. Lima menit pertama masih cukup nyaman untuk saya melihat-lihat dan melakukan pengecekan harga. Tapi memang ya kalau model cepet-cepetan gini ga boleh kebanyakan mikir, haha. Target saya memang tadinya mau beli mini albumnya BP dengan harga sekitar 300an ribu, masih tergolong oke lah harganya, tapi kehabisan aja dong. Jadi cek sana sini, pilih barang termurah saja. Ada dua yang sempat masuk keranjang belanja saya, scarf ala G Dragon dan poster Lisa. Karena lebih murah harga poster Lisa, jadi itu saja yang saya bayar haha. 

ini barang yang saya beli, baru ngeh typo haha
Lumayan lah ya 209 ribu sebagai biaya masuk ke acara Lisa ini. Poster ini harga termurah ketiga ternyata, dihitung loh hihi. Tadinya mikir karena namanya photo frame kan modelan kecil gitu ya, buat taruh di meja atau gimana, ternyata besar seukuran rata-rata poster kalau beli album Korea gitu. Packing-nya Shopee juga bagus banget, pake karton pipih dan diantar langsung dengan kurir khusus jadi ga takut terlipat atau apa. Sempat bikin penasaran ini paket saat sampe rumah, karena gede banget dipikir apaan haha. Yang jelas ga bakal dipajang sih ini, coba nanti jual daring siapa tahu jadi mahal harganya haha. Kalau kemarin sih saat launching, hanya produk terkait BP dan Big Bang saja yang dijual, tapi sekarang produk-produk kosmetika keluaran YG, Moonshot, sudah dapat ditemukan.

Nah sehari setelah pembayaran disetujui akan ada notifikasi di aplikasi Shopee terkait pendaftaran untuk acara Meet&Greet Lisa ini. Jadi ternyata selama pembelian berhasil, semuanya akan mendapat tiket langsung. Luar biasa ternyata, hanya dalam waktu 12 menit seluruh produk yang terjual di toko YG Entertainment terjual habis. Saya sendiri saksi hidup banget melihat label setiap produk berubah menjadi habis dan tidak bisa di-klik dalam hitungan menit. Haha. Nah balik lagi ke konfirmasi kedatangan acara, semua calon penonton harus mengisi google docs yang diberikan di aplikasi sebelum tanggal tertentu atau tiket akan dianggap hangus. 

Setelah pengisian lembar konfirmasi, pihak Shopee menginformasikan kode tiket untuk ditunjukkan di lokasi acara melalui aplikasi kembali. Melalui laman media sosial saya melihat banyak keluhan terkait tidak mendapatkan kode konfirmasi, ternyata mereka semua menunggu dikirimkan via surel, seperti layaknya saat membeli tiket konser. Cara yang efektif membuat banyak orang paham penggunaan aplikasi daring Shopee, sama seperti saat saya menonton acara BukaLapak lalu, semua konfirmasi kedatangan harus lewat aplikasi. 

kode konfirmasi saya
Setelah dapat kode konfirmasi tinggal menunggu santai sampai hari H. Begitu pikir saya tadinya, sampai teringat kalau acara ini ternyata hari kerja. Lol banget bisa lupa kalau acaranya mulai pukul 2 siang, kirain brlangsung setelah jam kerja. Untunglah dapat ijin setengah hari dari kantor. Ternyata masalah belum berakhir sampai sana, penukaran tiket hanya berlangsung sampai jam satu siang. Haduh, pe er banget buat saya yang baru bisa jalan dari Simatupang selepas pukul dua belas siang kan, mana kekejar pas jam padat sampai Kuningan dalam waktu satu jam dengan ojek sekalipun. Tapi ternyata jalanan lumayan oke ya, masuk perempatan Kuningan sekitar 12.45, masih ada harapan dong. Ternyata ujian belum berakhir saudara-saudara, tukang ojek saya cukup pintar untuk putar balik jauh banget jadi ya sampai Kota Kasablanka (KoKas) jam satu lewat. Ya ampun, entah macam apa itu emosi dalam diri saat itu.

Tapi tidak boleh menyerah, mari kita coba peruntungan dan tetap naik ke area The Hall. Saya sendiri pernah sekali ikut acara Jakarta Post di The Hall ini, sehingga lumayan tahu areanya. Sampai sana ternyata dewi fortuna masih melindungi, penukaran tiket masih ada tapi harus antri.. di luar... di cuaca  yang super panas. Oke lah ya, coba dijabanin dulu aja ya, selama ga sia-sia kan sudah datang ye kan.
antrean luar, agak berantakan ya, ada dua sisi pula. 


Setelah antri di luar sekitar sejam-an ada kali ya, lumayan pokoknya saya sampai sempat mengerjakan tugas tulisan lewat ponsel, antrean masuk kemudian diarahkan masuk ke dalam ruangan. Kecurigaan kelas berat kalau acara akan mulai terlambat, soalnya sesuai jadwal seharusnya jam dua mulai kan ya. Suasana di luar sempat sedikit memanas soalnya sekitar jam dua, mengingat acara seharusnya sudah mulai tapi banyak yang masih tertahan di luar. Baru sekitar setengah tiga lah kita mulai membentuk barisan di dalam. Lumayan sih disini sebenarnya, selain adem, duduk pun lebih enak. Benar-benar ingat jaman masih ngonser dengan harus antre begini haha. Padahal udah janji sama diri sendiri malas antre, makanya selalu beli tiket konser dengan nomor kursi atau ya datang tepat waktu. Ternyata ya, ini datang tepat waktu pun masih ngaret.


Sepertinya ngaret karena Lisa dan Krunk (boneka beruang maskot sekaligus artis YG) mengadakan acara jumpa media terlebih dahulu. Selain pose di depan latar belakang Shopee, tentu sebagai promosi dong ya, Lisa dan Krunk juga berpose dengan beberapa produk keluaran merek Moonshot. Moonshot memiliki berbagai rangkaian produk kosmetika, lebih lengkap varian produknya dapat dilihat di sini. Setelah bekerjasama dengan Shopee, sekarang produk-produk moonshot dapat dibeli melalui Shopee. Karena toko milik YG ini adalah toko resmi, sehingga berbelanja di toko YG dipastikan akan mendapatkan Shopee Coin. Shopee Coin metodenya seperti cashback ya, nantinya koin yang diperoleh dapat dipakai untuk memotong pembelanjaan kita berikutnya, di toko apa saja tidak musti toko yang sama tempat kita mendapat koin. Secara berkala, Shopee memiliki promosi dimana pembeli bisa mendapatkan Shopee Coin sampai seratus ribu rupiah. Lumayan kan?

Sekitar pukul tiga akhirnya sampai juga di konter pendaftaran, setelah membaca sekitar 80 halaman dan puluhan lagu di playlist Spotify terputar haha. 


Area pendaftaran sendiri cukup rapi ya, kalau membaca dari cuitan di twitter sebenarnya mereka sudah membuat pendaftaran sesuai nama yang terdaftar ya, jadi tidak perlu menunggu lama. Namun karena antrean saya ini antrean yang tidak suka ngantre dari jauh sebelum konter buka, jadi kita bisa daftar di meja mana saja selama kosong. Fyi saja, konter pendaftaran ini sudah buka dari jam delapan pagi dan banyak calon penonton (termasuk di dalamnya para Blink sejati dong ya) sudah mulai berdatangan ke lokasi dari pukul lima pagi. 

Pada konter pendaftaran saya menunjukkan kode registrasi saya beserta kartu tanda pengenal, untuk ditukarkan dengan gelang kertas yang berfungsi sebagai tiket.
pake gelang dan dapat banner gratisan fansite
Setelah gelang terpasang, akhirnya masuk juga ke area konser ya. Perkara gelang aja sempat ribet, soalnya petugas pengamanan sempat ribet semua gelang harus langsung terpasang dan di tangan kiri lagi. Biar seragam emang sih ya dan gampang ngeceknya, tapi kan tangan kiri saya jadi penuh, udah ada jam tangan tuh #timpakaijamtanganditangankiri.


Lewat dari gerbang ini, berarti sudah sah jadi bagian dari penonton resmi ya. Soalnya ternyata yang ikut antre bareng saya itu ada beberapa orang yang tidak dapat tiket lewat Shopee. Sepertinya sebelumnya mereka dijanjikan akan bisa masuk kalau ada kursi tersisa ya. Tapi ternyata tidak dapat masuk juga. Padahal sebenarnya sih, di belakang saya masih banyak kursi tersisa. Sedih juga ada sekitar lima atau sepuluh baris masih kosong. Saat selesai acara, saya baru ngeh juga kalau banyak banget para Blink yang ga bisa masuk dan memenuhi area di sekitar The Hall.

Hanya menunggu sepuluh menit dari saya masuk ke lokasi acara, Dave Hendrik yang berperan sebagai MC sore itu memulai acara pukul 15.20. Sebelum acara dimulai, layar memutar berbagai macam iklan Shopee dan video musik keluaran YG. Lumayan untuk membunuh waktu.

Lisa ngobrolin soal kesan pertama tiba di Indonesia serta produk Moonshot yang dia pakai (cushion kalau ada yang penasaran), sebelum akhirnya menghilang lagi ke balik panggung. 
gambar dari sini
Pihak Shopee menjelaskan salah satu alasan YG membuka toko resmi di Indonesia adalah karena pasar yang sungguh besar. Menurut pihak YG, Indonesia adalah pasar terbesar YG. Keren banget kan. Ini juga pertama kalinya agensi Korea Selatan membuka toko resmi di Indonesia, walau masih dalam bentuk daring.

Sesi berikutnya adalah lomba merias wajah. Dave meminta sepuluh pasang penonton untuk naik ke atas panggung. Menggunakan produk dari moonshot, satu peserta bertindak sebagai perias dan peserta lainnya pasrah merelakan wajahnya dirias. Melalui tepukan penonton, Dave menentukan siapa pemenangnya. Siapapun yang menang tentu beruntung karena mereka semua berfoto bareng dengan Lisa. How lucky!
gambar dari sini
Lepas dari acara foto bareng yang sempat membuat banyak penonton histeris, iri tentunya, Dave menenangkan dengan berjanji memberikan lebih banyak hadiah lagi. Namun sebelum itu, kali ini giliran Krunk the Bear yang hadir ke atas panggung. Krunk ini saya baru sempat cari tahu saat berada di lokasi acara. Mengingat banyak penonton memilih berdiri di atas kursi, saya jadi tertutup untuk melihat ke arah depan. Malas rasanya ikut berdiri, masih berasa cape setelah ngantre tadi lol. Jadi ya saya browsing sendiri lah soal Krunk.

Unik juga ya ternyata si Krunk ini. Sebagai maskot beruang milik YG Entertainment, ia dibuatkan video musik juga dan sempat mengadakan jumpa fans di Jakarta pada medio Oktober 2017 lalu. Ba ru ta hu. Krunk juga punya akun instagram sendiri, bis cek di sini. Lumayan juga pengikutnya ada 300an ribu. Swag banget ini gaya si beruang, mencerminkan agensinya banget. Musik video 'I Can't Bear' sudah ditonton lebih dari 400 ribu di kanal Youtube.


Krunk melakukan medley dance untuk lagunya sendiri, I Can't Bear, dan lagu milik Big Bang, Bang Bang Bang. Lumayan juga ya siapa saja yang ada di dalam kostum Krunk ini, macam ga habis energinya, karena setelah itu dia langsung ikutan acara dance battle bersama dengan penonton. Dua kelompok yang bertanding adalah tim Krunk dan Shebi Hebi. Shebi Hebi adalah maskot milik Shopee.

Selesai dance battle, masih lanjut dengan tebak gaya. Kali ini lima penonton yang beruntung naik ke atas panggung. Lumayan simpel sih tebak gayanya, dari mulai gaya berenang, balet sampe Gangnam Style.

Lisa naik lagi ke atas panggung untuk melakukan pengundian tiga penonton yang beruntung mendapatkan hadiah utama, merchandise dari Shopee. Sempat terjadi empat kali pengundian karena pemenang ketiga ga muncul-muncul saat namanya dipanggil sehingga diskualifikasi. Ini kemunculan terakhir Lisa di atas panggung. Sempat kecewa sih kok dia ga ada nyanyi atau dance ya, sayang banget soalnya. Pikir-pikir, jadi sepertinya memang Lisa datang untuk promosiin ShopeeXYG saja ya. Dia sendiri berjanji akan kembali lagi dengan teman-teman BPnya.


Tidak sampai jam lima sore acara telah selesai, ditutup dengan beberapa pertanyaan kuis terakhir dari MC. Tidak sampai dua jam ternyata, kurang lebih hanya berlangsung sekitar satu setengah jam. Melihat antusiasme para Blink, tidak sabar rasanya menunggu mereka datang komplit berempat ya. Semoga tahun ini ya mereka beneran balik konser.

Siapa yang sudah kangen sama Lisa?


1 comment:

  1. New casinos will do plenty of promotions to attract customers. While they might supply big winnings and favorable odds, selecting a on line casino with a greater reputation and extra 온라인 카지노 years within the field is best. They’ll be safer and supply extra games than a new new} on line casino. Bitstarz was launched in 2014, and thanks to of|as a result of} of} its user-friendly design and hundreds of games, it managed to reach the highest. This was the first on-line on line casino to have a dedicated bitcoin deposit and withdrawal option. In 2014, when individuals weren't thinking about cryptocurrencies, this on line casino built-in that system, and in 2018, this casino was on the top of the list.

    ReplyDelete